Vendor Pengelola Parkir RSUD Cibinong Diduga Datangi Rumah Pengunggah Video yang Memviralkan Persoalan Tarif Tanpa Izin

terkini

Iklan

Vendor Pengelola Parkir RSUD Cibinong Diduga Datangi Rumah Pengunggah Video yang Memviralkan Persoalan Tarif Tanpa Izin

07 April, 2026, 19.24 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-04-07T12:24:42Z


Viral keluhan tarif parkir di RSUD Cibinong yang kini merembet ke dugaan pelanggaran privasi


BATAM | ESNews - Polemik tarif parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran atau RSUD Cibinong kini bergulir ke persoalan lain.

PT Baraya yang menjadi vendor parkir RSUD Cibinong diduga mendatangi rumah orang tua Sahat JTD, pengunggah video keluhan tarif parkir yang viral di media sosial.

Kunjungan pihak PT Baraya itu diungkap melalui unggahan akun Instagram @sahatj0607 dan menyebut pertemuan itu terjadi tanpa janji temu.

Bahkan dalam video keterangan yang dibuat, pihak PT Baraya datang bertemu dengan kedua orang tuanya dan mengunggah video tanpa konfirmasi maupun izin yang bersangkutan.

Disebut Hanya Sebagai Upaya Pencitraan

Pengunggah video mengatakan pihak PT Baraya mendatangi rumahnya pada Minggu, 5 April 2026.

“Tolong beretika ya, jangan pakai orangtua saya untuk pencitraan. Bapak saya cerita ada 3 orang datang ke rumah mengaku dari vendor Parkir RSUD Cibinong,” tulisnya dalam unggahan akun Instagramnya pada Senin, 6 April 2026.

“Salah satunya berperawakan aparat seperti yang beredar di medsos TikTok hari ini, saat saya dan adik saya tidak ada di rumah. Sekeluarga merayakan Paskah, hanya ada bapak dan ibu saya yang sedang sakit. Anda tidak beretika dan melanggar privasi,” imbuhnya.

Ia menyebut bahwa kunjungan tersebut ramai di media sosial dan disebut sebagai momen pertemuan untuk permintaan maaf.

“Mengapa Anda melakukan pencitraan, seakan-akan Anda sudah meminta maaf kepada kami sebagai pengunggah, tapi menggunakan bapak saya. Jelas-jelas keberatan, tapi tetap diunggah,” sambungnya.

Datang Tanpa Konfirmasi, Dianggap Telah Langgar Privasi

Kunjungan yang tanpa konfirmasi tersebut, menurut pengunggah video adalah bentuk pelanggaran privasi.

Selain itu, ia juga mempertanyakan dari mana pihak PT Baraya mendapatkan data informasi berupa alamat rumah.

“PT Baraya tidak pernah menghubungi saya via platform apapun atau memberitahu akan menemui saya. Dalam semua postingan kami, kami sudah apresiasi niat baik Anda untuk pembenahan bersama RSUD, cukup lakukan pembenahan,” ujarnya.

“Dari mana PT Baraya mendapatkan alamat saya, sedangkan aduan disertai KTP saya layangkan pertama kali kepada @rsudcibinong_bogor, saya konfirmasi kepada mereka via DM IG tidak ada memberikan informasi. Dari mana PT Baraya mendapatkan informasi pribadi?” lanjutnya.

Siap Bertemu untuk Berdiskusi

Lebih lanjut, pengunggah video juga membuka kesempatan jika diperlukan pertemuan untuk berdiskusi bersama.

“Saya mengunggah video itu tidak ada maksud bagaimana, mengungkapkan kebenaran dan itu viral,” ucapnya.

“Jika memang Anda ingin berdiskusi, silakan hubungi saya dan saya minta klarifikasi dari PT Baraya. Ini sudah kelewat batas, jika ingin klarifikasi dan diskusi, silakan,” tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, PT Baraya Hiraya belum memberikan pernyataan resmi mengenai tudingan pencitraan hingga pelanggaran privasi.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Vendor Pengelola Parkir RSUD Cibinong Diduga Datangi Rumah Pengunggah Video yang Memviralkan Persoalan Tarif Tanpa Izin

Terkini

Iklan