Viral Warga Jakarta Kirim Foto Parkir Liar di Aplikasi JAKI, Lalu Dapat Hasil Laporan yang Berisi Dugaan Editan AI

terkini

Iklan

Viral Warga Jakarta Kirim Foto Parkir Liar di Aplikasi JAKI, Lalu Dapat Hasil Laporan yang Berisi Dugaan Editan AI

06 April, 2026, 21.54 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-04-06T14:54:28Z

 


Menyoroti penuturan seorang warga Jakarta yang mengaku dapat laporan palsu usai kirim foto dugaan parkir liar di daerahnya lewat aplikasi JAKI.

BATAM | ESNews - Beredar foto di media sosial yang diduga menunjukkan hasil laporan palsu soal tindak lanjut kasus parkir liar dalam aplikasi resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, bernama JAKI (Jakarta Terkini).

Terlihat dalam unggahan akun Threads @seinsh, pada Minggu, 5 April 2026, pemilik akun tersebut mengutarakan kekecewaannya terkait penanganan parkir liar di wilayah Jakarta yang tidak kunjung selesai.

Warga tersebut mengaku sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari menegur pelaku secara langsung hingga melapor ke tingkat kelurahan, namun tidak membuahkan hasil.

Kemudian, warga DKI itu mencoba melaporkan permasalahan tersebut melalui aplikasi JAKI sebagai aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta.

Alih-alih mendapatkan penertiban yang nyata, ia justru mengaku mendapatkan balasan bukti "tindak lanjut" yang diduga kuat merupakan laporan palsu hasil manipulasi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Terlihat dalam laporan tersebut, semula seorang pria berdiri dengan deretan mobil yang diduga terparkir liar di lokasi.

Kemudian terdapat foto lain yang memperlihatkan kondisi di sekitar pria tersebut yang tampak sudah dalam kondisi rapi tanpa kendaraan mobil.

Lantas, bagaimana penuturan warga Jakarta yang membagikan dugaan hasil laporan palsu di aplikasi JAKI tersebut? Begini ceritanya.

Laporan JAKI Dipertanyakan Warga

Pada postingan tersebut, warga DKI itu sempat bertanya kepada Yustinus Prastowo yang merupakan koordinator staf khusus gubernur DKI Jakarta.

Warga DKI Jakarta itu lantas mempertanyakan ihwal prosedur yang benar jika jalur resmi justru memberikan hasil yang manipulatif kepada warga.

"Pak izin bertanya, mengurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil," tulis pemilik akun.

"Sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?" tambahnya.

Minta Gubernur DKI Tanggung Jawab

Tak hanya terkait dugaan foto AI, pemilik akun Threads @seinsh itu juga menandai akun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Hal tersebut dilakukannya untuk meminta jawaban tegas atas temuan tersebut di aplikasi JAKI.

Bagi yang belum tahu, aplikasi JAKI diketahui merupakan super app resmi dari Pemprov DKI Jakarta untuk melayani berbagai kebutuhan warganya dalam satu aplikasi.

Hal tersebut, seperti melapor masalah kota (JakLapor), memantau banjir (JakPantau), cek harga pangan (JakPangan), hingga informasi vaksinasi dan layanan darurat.

"Wah parah sih pakai AI. Tidak niat kerja malah mengakali sistem yang ada. Pak Gubernur Pramono Anung, perlu dicek bawahannya nih, kasih teguran," tegas pemilik akun.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah DKI Jakarta ihwal dugaan laporan palsu pada aplikasi JAKI tersebut.

Kendati demikian, sampai dengan Minggu, 5 April 2026, pukul 15.30 WIB, postingan tersebut telah ramai disukai oleh 1,247 ribu pengguna Threads.***







Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Viral Warga Jakarta Kirim Foto Parkir Liar di Aplikasi JAKI, Lalu Dapat Hasil Laporan yang Berisi Dugaan Editan AI

Terkini

Iklan