Infrastruktur Batam Dikebut, 12 Proyek Jalan Rampung dan 29 Titik Banjir Ditangani

terkini

Iklan

Infrastruktur Batam Dikebut, 12 Proyek Jalan Rampung dan 29 Titik Banjir Ditangani

Expossidiknews.com
02 September, 2026, 09.14 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-10-01T02:14:31Z
Infrastruktur Batam Dikebut, 12 Proyek Jalan Rampung dan 29 Titik Banjir Ditangani. (Foto: Humas BP Batam)

BATAM | ESNews – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menggenjot pembangunan infrastruktur dasar sepanjang 2026.

Dari 19 pekerjaan perbaikan jalan yang masuk dalam program pembangunan infrastruktur, sebanyak 12 pekerjaan disebut telah rampung.

Sejumlah ruas yang telah dikerjakan antara lain Jalan Gadjah Mada di depan Southlink serta jalan di atas underpass Yos Sudarso. Sementara pekerjaan peningkatan jalan lainnya masih berlangsung, termasuk kawasan landing point Fly Over Sei Ladi menuju Fly Over Madani.

Selain jalan, penanganan persoalan banjir juga menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur tersebut. BP Batam mencatat 29 titik banjir masuk dalam penanganan.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi peningkatan drainase, pembangunan saluran dan bangunan pelintas, pemeliharaan hingga normalisasi saluran.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran penanganan antara lain Melcem Batu Ampar, Simpang Kabil, kawasan Cendana-KDA, Green Nongsa Batu Besar, Kampung Belian, Sei Binti, Sei Lekop, Tiban, Sagulung hingga sejumlah kawasan industri.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan pembangunan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan infrastruktur dengan pertumbuhan Batam sebagai kawasan industri dan investasi.

“Batam berkembang sangat cepat sebagai pusat industri dan investasi. Karena itu, infrastruktur dasar harus mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut agar aktivitas ekonomi berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman,” kata Li Claudia di Batam Centre, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, keberadaan jalan dan sistem drainase yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas logistik serta konektivitas kawasan industri dan permukiman.

Selain pembangunan jalan dan penanganan banjir, BP Batam juga melakukan penataan ruang publik melalui penghijauan di sejumlah ruas jalan utama. Salah satunya dengan penanaman tanaman bougenville.

BP Batam juga tengah menyiapkan penerapan smart integrated Penerangan Jalan Umum (PJU). Sistem tersebut dirancang untuk memungkinkan pemantauan kondisi titik lampu secara real time, khususnya pada ruas-ruas jalan utama di Kota Batam.

Li Claudia yang juga Wakil Wali Kota Batam menilai kualitas lingkungan perkotaan turut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam perkembangan investasi.

“Investor tentu melihat banyak aspek. Selain infrastruktur dan kemudahan investasi, mereka juga memperhatikan bagaimana sebuah kota ditata, kebersihannya, kenyamanan lingkungannya, serta kualitas hidup masyarakatnya,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas, mengurangi persoalan banjir dan genangan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat di Kota Batam. (Ap)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Infrastruktur Batam Dikebut, 12 Proyek Jalan Rampung dan 29 Titik Banjir Ditangani

Terkini

Iklan