Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre Masuk Batam, BP Batam Percepat Transformasi Digital Regional

terkini

Iklan

Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre Masuk Batam, BP Batam Percepat Transformasi Digital Regional

Expossidiknews.com
26 Mei, 2026, 23.35 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-05-27T16:40:13Z
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB) di Aula Tanjung Kasam Kantor PLN Batam, Senin (25/5/2026). (Foto: Dok BP Batam)

BATAM I ESNews -
Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah transformasi Kota Batam sebagai pusat industri digital dan artificial intelligence (AI) regional. Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB) di Aula Tanjung Kasam Kantor PLN Batam, Senin (25/5/2026).

Kesepakatan ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat ekosistem digital Batam sekaligus menandai kesiapan kawasan untuk mendukung investasi AI Data Centre berstandar global.

PT Equator Gate System Batam (EGSB) merupakan pengembang AI Data Centre yang didukung oleh Range Intelligent Computing Technology Company Limited, salah satu perusahaan pusat data terbesar di Tiongkok yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.

Batam dipilih sebagai lokasi ekspansi internasional pertama perusahaan di luar Tiongkok dengan fokus pengembangan High-Density AI Data Centre. Proyek strategis tersebut memiliki nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp88 triliun dengan luas pengembangan sekitar 30 hektare di kawasan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai penandatanganan PJBTL antara PLN Batam dan EGSB sebagai langkah penting dalam memperkuat kesiapan Batam membangun ekosistem digital berkelanjutan.

Menurutnya, Batam memiliki keunggulan strategis dari sisi geografis, konektivitas internasional, serta kesiapan kawasan yang kompetitif untuk mendukung pertumbuhan industri digital masa depan.

“Kehadiran investasi AI Data Centre ini menjadi momentum percepatan transformasi Batam menuju ekonomi berbasis teknologi, inovasi, dan digitalisasi,” ujar Li Claudia.

BP Batam, lanjutnya, berharap adanya komitmen kuat dari PLN Batam dalam memastikan pasokan listrik yang stabil, andal, dan mencukupi. Kesiapan energi dinilai menjadi faktor krusial dalam menarik investor sektor teknologi informasi untuk berinvestasi di Batam.

“BP Batam tentunya akan terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif. Mari membawa Indonesia, khususnya Kota Batam, menjadi pemimpin digitalisasi di Asia Tenggara,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, memastikan pihaknya akan mengawal proyek tersebut melalui skema fast-track execution guna mempercepat realisasi investasi.

Ia menegaskan bahwa sektor AI dan data centre modern membutuhkan dukungan energi besar, stabil, dan berkelanjutan sebagai fondasi utama operasional industri.

“BP Batam menyiapkan kepastian investasi, percepatan layanan, dan kesiapan kawasan. PLN Batam memastikan kesiapan energi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Batam siap menjadi AI dan Digital Gateway Indonesia yang terhubung dengan ekosistem global,” kata Fary.

Fary menambahkan, investasi EGSB diharapkan menjadi anchor investment yang mampu menarik industri strategis lain seperti cloud computing, ekosistem semikonduktor, layanan AI, hingga berbagai industri digital global ke Batam.

Selain memperkuat posisi Batam dalam rantai industri digital internasional, proyek ini juga diproyeksikan membawa dampak ekonomi signifikan, mulai dari penciptaan lapangan kerja profesional, transfer teknologi, peningkatan daya saing sumber daya manusia lokal, hingga pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan.

EGSB diperkirakan akan menyerap sekitar 700 hingga 800 tenaga profesional di bidang data centre dan teknologi digital melalui kolaborasi pengembangan talenta bersama perguruan tinggi di Batam.

BP Batam memandang sinergi antara pemerintah, penyedia energi, pelaku industri, dan institusi pendidikan sebagai fondasi utama membangun Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional yang modern, kompetitif, dan berkelas dunia.

“Batam tidak lagi hanya berkembang sebagai kawasan industri manufaktur, tetapi sedang bertransformasi menjadi Execution Hub of Global Digital Industry,” tutup Fary. (EI)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre Masuk Batam, BP Batam Percepat Transformasi Digital Regional

Terkini

Iklan