![]() |
| Oknum Camat di Batam Terciduk di Kedai Kopi saat Jam kerja di wilayah Sekupang, Selasa (14/7/2026)). (Foto: Dok. untuk Expossidiknews) |
BATAM | ESNews – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pria diduga aparatur sipil negara (ASN) berada di sebuah kedai kopi saat jam kerja beredar di media sosial.
Video tersebut disebut direkam warga di salah satu kedai kopi di kawasan Sekupang, Kota Batam, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 14.33 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi ESNews, salah satu pria dalam rekaman itu disebut-sebut memiliki kemiripan dengan seorang camat di Kota Batam berinisial ER. Namun, hingga saat ini identitas maupun status orang yang berada dalam video tersebut belum dapat dipastikan.
Sumber yang enggan disebutkan namanya juga menyebut aktivitas serupa diduga telah beberapa kali terlihat. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
ESNews masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait, termasuk camat berinisial ER, guna memperoleh penjelasan mengenai video yang beredar tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam video maupun instansi terkait. ESNews akan memperbarui informasi setelah memperoleh konfirmasi resmi. (WL)
Video tersebut disebut direkam warga di salah satu kedai kopi di kawasan Sekupang, Kota Batam, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 14.33 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi ESNews, salah satu pria dalam rekaman itu disebut-sebut memiliki kemiripan dengan seorang camat di Kota Batam berinisial ER. Namun, hingga saat ini identitas maupun status orang yang berada dalam video tersebut belum dapat dipastikan.
Sumber yang enggan disebutkan namanya juga menyebut aktivitas serupa diduga telah beberapa kali terlihat. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
ESNews masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait, termasuk camat berinisial ER, guna memperoleh penjelasan mengenai video yang beredar tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam video maupun instansi terkait. ESNews akan memperbarui informasi setelah memperoleh konfirmasi resmi. (WL)





