Amsakar Sampaikan APBD 2027 Rp4,859 Triliun, Ini Lima Prioritas Batam

terkini

Iklan

Amsakar Sampaikan APBD 2027 Rp4,859 Triliun, Ini Lima Prioritas Batam

Expossidiknews.com
07 September, 2026, 12.44 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-09-09T05:45:01Z
Foto bersama di sela-sela Rapat Paripurna DPRD Kota Batam di Ruang Sidang Utama DPRD Batam, Senin (7/9/2026). (Foto: Mc)

BATAM | ESNews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam merancang postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp4,859 triliun.

Rancangan tersebut disampaikan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam di Ruang Sidang Utama DPRD Batam, Senin (7/9/2026).

Dalam nota keuangan dan Ranperda APBD 2027, pendapatan daerah dirancang sebesar Rp4,7 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp3 triliun, pendapatan transfer Rp1,7 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp200 juta.

Sementara belanja daerah dialokasikan sebesar Rp4,8 triliun, meliputi belanja operasi Rp3,6 triliun, belanja modal Rp1,1 triliun dan belanja tidak terduga Rp20 miliar.

Untuk menyeimbangkan postur anggaran, Pemko Batam menargetkan penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp116 miliar.

Amsakar mengatakan APBD 2027 diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Kebijakan tersebut dituangkan dalam lima fokus prioritas.

Pertama, pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial. Program yang disiapkan antara lain subsidi bunga pinjaman 0 persen bagi pelaku usaha mikro ber-KTP Batam, bantuan sosial lansia, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan seperti pengemudi transportasi daring, pengemudi boat pancung, nelayan dan petani.

Pemko Batam juga menyiapkan subsidi sembako untuk membantu pengendalian inflasi serta memperkuat sarana dan prasarana nelayan.

Kedua, peningkatan keterampilan sumber daya manusia. Fokus ini mencakup pelatihan tenaga kerja, pemberdayaan industri, peningkatan kapasitas UMKM hingga fasilitasi perizinan usaha.

Ketiga, penguatan inklusi sosial dan infrastruktur lingkungan. Penanganan banjir secara terpadu akan menyasar sejumlah kawasan, seperti Puri Loka, Senawangi, Villa Pesona Asri, Graha Nusa–Kapling Baru, Putrajaya, Pompa Bengkong dan Tiban Center.

Di sektor persampahan, Pemko Batam mendorong peremajaan armada dan pengangkutan oleh pihak ketiga di sembilan kecamatan. Pemerintah juga merencanakan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Galang.

Keempat, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. Pemko menyiapkan beasiswa dan bantuan seragam bagi siswa SD dan SMP, serta beasiswa perguruan tinggi di tujuh PTN melalui jalur undangan, prestasi bagi keluarga tidak mampu dan jalur hinterland.

Anggaran juga diarahkan untuk pembangunan ruang kelas baru, pencapaian Universal Health Coverage (UHC), serta peningkatan fasilitas kesehatan di RSUD Embung Fatimah dan puskesmas.

Kelima, optimalisasi sarana dasar dan aksesibilitas. Sejumlah proyek infrastruktur menjadi perhatian, termasuk pembangunan unit sekolah baru, Jembatan Golden Prawn Bengkong, penataan Gedung Lurah Sukajadi dan Tiban Lama, serta peningkatan sejumlah ruas jalan strategis.

Ruas jalan yang menjadi sasaran meliputi Bumi Perkemahan–Teluk Lengung, Simpang Tiban Princess, Gajah Mada–Diponegoro, serta koridor Sikitshu–SMA 3–Hang Nadim.

Amsakar berharap pembahasan Ranperda APBD 2027 bersama Badan Anggaran DPRD Batam dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal.

“Melalui APBD 2027, Pemerintah Kota Batam berkomitmen melanjutkan pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (MC)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Amsakar Sampaikan APBD 2027 Rp4,859 Triliun, Ini Lima Prioritas Batam

Terkini

Iklan