Jalan Gajah Mada Direkonstruksi Selama Empat Minggu, Ini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

terkini

Iklan

Jalan Gajah Mada Direkonstruksi Selama Empat Minggu, Ini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

Expossidiknews.com
25 Juli, 2026, 10.53 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-07-25T03:53:24Z

Jalan Gajah Mada Direkonstruksi Selama Empat Minggu, Ini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya. (Foto: Dok. Humas BP Batam)

BATAM | ESNews – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memulai rekonstruksi Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amerta Bhuana hingga Taman Kota mulai 25 Juli 2026. Proyek tersebut diperkirakan berlangsung selama empat minggu, bergantung pada kondisi cuaca dan situasi di lapangan.

Rekonstruksi yang dilakukan bukan sekadar menambal permukaan jalan, melainkan perbaikan secara menyeluruh. Pekerjaan meliputi pembongkaran beton yang rusak, perbaikan dan pemadatan lapis pondasi, pengecoran ulang menggunakan beton bertulang, hingga pengaspalan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam dalam menjaga kualitas infrastruktur agar tetap aman, nyaman, dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

"Kami memilih melakukan rekonstruksi secara menyeluruh pada titik-titik yang mengalami kerusakan agar hasilnya lebih kuat dan memiliki usia layanan yang lebih panjang. Langkah ini merupakan investasi untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik," ujar Ariastuty, Jumat (24/7/2026).

Selama proses pengerjaan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Pada tahap pertama, ruas jalan di depan Universitas Internasional Batam (UIB) menuju Taman Kota arah Nagoya akan ditutup sementara. Arus kendaraan akan dialihkan melalui Flyover Sei Ladi menuju Flyover Laluan Madani.

Memasuki tahap kedua, pekerjaan akan dilakukan di sisi jalan lainnya dengan sistem penutupan satu lajur sehingga arus lalu lintas tetap dapat berjalan di bawah pengaturan petugas.

Ariastuty menjelaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan.

"Pengaturan lalu lintas akan dievaluasi secara berkala bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. Jika diperlukan penyesuaian demi menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan, maka rekayasa akan disesuaikan berdasarkan rekomendasi petugas di lapangan," jelasnya.

BP Batam mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas di sekitar lokasi proyek, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif selama pekerjaan berlangsung.

Dengan dukungan seluruh pengguna jalan, proyek rekonstruksi ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelancaran mobilitas masyarakat di Kota Batam. (EI)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jalan Gajah Mada Direkonstruksi Selama Empat Minggu, Ini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

Terkini

Iklan