SMK Se-Sumatera Belajar dari Industri di Batam, Siapkan Lulusan Siap Kerja Era Digital

terkini

Iklan

SMK Se-Sumatera Belajar dari Industri di Batam, Siapkan Lulusan Siap Kerja Era Digital

Expossidiknews.com
24 Juli, 2026, 15.06 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-07-24T08:35:27Z
Dirjen Pendidikan Menegah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, bersama Kasubdit Fasilitasi Sarana Prasarana Pendidikan SMK, Hernita Kunjungan ke Industri di Kota Batam, Jumat (24/7/2026). (Foto: Dok. untuk Expossidiknews)

BATAM | ESNews – Dalam upaya mempercepat penyelarasan kompetensi lulusan vokasi dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Direktorat Jenderal Pendidikan Menegah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin resmi membuka Benchmarking SMK Se-Sumatera di Kota Batam.

Acara yang berlangsung di Hotel Swiss-Belhotel Harbour Bay, Kamis (23/7/2026) ini, dibuka langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Menegah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, bersama Kasubdit Fasilitasi Sarana Prasarana Pendidikan SMK, Hernita. Program ini merupakan langkah strategis penguatan revitalisasi fasilitas pembelajaran SMK yang berbasis standar industri.

Tatang Muttaqin menekankan bahwa benchmarking ini dirancang sebagai instrumen transformasi, bukan sekadar observasi pasif. "Kami mendorong sekolah untuk memahami tata kelola, integrasi teknologi mutakhir, hingga budaya kerja industri secara komprehensif. Outputnya adalah rekomendasi strategis yang actionable saat peserta kembali ke instansinya," jelas Tatang.

Urgensi program ini didorong oleh lompatan teknologi yang masif, seperti Artificial Intelligence (AI), IoT, dan manufaktur cerdas, yang mendisrupsi lanskap ketenagakerjaan. Untuk merespons tantangan tersebut, kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan kolaborasi konkret antara sekolah dan industri.

Implementasi langsung dari MoU tersebut diwujudkan pada Jumat (24/7/2026), melalui peninjauan lapangan yang dipimpin langsung oleh Dirjen Vokasi ke sejumlah institusi dan perusahaan teknologi terkemuka di Batam, yakni Politeknik Negeri Batam, PT Sanindo Multi Tekno, PT MES Teknologi Indonesia, dan PT Labtech Penta International.

Melalui pendekatan analitis di lapangan, Kementerian menargetkan program ini mampu mendorong inovasi sarana dan prasarana di SMK, sehingga mampu mencetak SDM unggul, adaptif, dan siap menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • SMK Se-Sumatera Belajar dari Industri di Batam, Siapkan Lulusan Siap Kerja Era Digital

Terkini

Iklan