General Cargo Batam Tumbuh 11 Persen, Penerimaan Pelabuhan Tembus Rp365,56 Miliar

terkini

Iklan

General Cargo Batam Tumbuh 11 Persen, Penerimaan Pelabuhan Tembus Rp365,56 Miliar

Expossidiknews.com
30 Oktober, 2026, 15.05 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-11-05T05:31:23Z
Aktivitas Bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. (Foto: Humas BP Batam)

BATAM | ESNews –
Aktivitas kepelabuhanan di Batam menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Januari hingga September 2026. Volume bongkar muat general cargo mencapai 9,51 juta ton, sementara arus penumpang laut menembus 7,5 juta orang.

Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat, kinerja operasional dan penerimaan jasa kepelabuhanan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, mengatakan penerimaan jasa kepelabuhanan hingga akhir September 2026 mencapai Rp365,56 miliar atau 75 persen dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar.

Capaian tersebut meningkat 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Volume bongkar muat general cargo tembus 9.518.956 ton atau meningkat 11 persen (YoY), didorong oleh lonjakan kargo domestik sebesar 20 persen. Di sisi lain, arus peti kemas mencapai 627.493 TEUs, tumbuh 8 persen (YoY) dan telah merealisasikan 83 persen dari target tahunan 750.000 TEUs,” ujar Benny.
General Cargo Batu Ampar Lampaui Target

Kinerja sektor bongkar muat barang juga terlihat dari aktivitas sejumlah terminal di Batam.

Terminal Umum Batu Ampar mencatat volume general cargo mencapai 1.580.343 ton atau 117 persen dari target tahunan sebesar 1,35 juta ton.

Sementara itu, Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatat volume 3.255.252 ton atau mencapai 93 persen dari target sepanjang 2026.

Selain arus barang, jumlah penumpang domestik dan internasional mencapai 7.506.730 orang atau tumbuh 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut telah memenuhi 86 persen dari target tahunan sebanyak 8,75 juta penumpang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,38 juta merupakan penumpang domestik atau meningkat 10 persen. Sementara penumpang internasional mencapai 4,12 juta orang atau tumbuh 6 persen.

Jumlah kunjungan kapal juga mengalami peningkatan. Total ship call kapal barang dan penumpang tercatat sebanyak 82.677 kunjungan atau naik 1 persen.

Adapun total bobot kapal meningkat 17,68 persen menjadi 62.382.360 Gross Tonnage (GT). Khusus kapal barang, bobot tonase mencapai 47,14 juta GT atau meningkat 21 persen.
BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Layanan Pelabuhan

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin kuatnya aktivitas bisnis dan operasional kepelabuhanan di Batam.

Menurutnya, capaian penerimaan jasa kepelabuhanan yang mencapai 75 persen dari target, serta volume general cargo Batu Ampar yang melampaui target tahunan, menunjukkan peningkatan kinerja pengelolaan aset pelabuhan.

BP Batam, lanjut Denny, terus mengoptimalkan pemanfaatan aset kepelabuhanan melalui tata kelola profesional dan transparan untuk meningkatkan nilai ekonomi serta penerimaan negara.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan peningkatan arus penumpang harus diimbangi dengan modernisasi fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan.

“Tembusnya arus penumpang laut di angka 7,5 juta orang hingga September ini menegaskan posisi Batam sebagai salah satu pintu gerbang perlintasan orang tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, modernisasi fasilitas terminal, digitalisasi sistem tiket pelabuhan, dan kebersihan dermaga harus selalu menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, BP Batam akan memperkuat koordinasi dengan instansi CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, Port Health) serta mitra maritim untuk memastikan pelayanan kepelabuhanan berlangsung cepat, aman, dan sesuai standar internasional.
Batam Dibidik Jadi Hub Logistik Internasional

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pertumbuhan kinerja kepelabuhanan menjadi indikator dinamisnya aktivitas perdagangan dan investasi di Batam.

Ia menegaskan pelabuhan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah, sehingga pengembangan infrastruktur dan sistem pelayanan akan terus dipercepat.

“Pelabuhan adalah urat nadi utama Batam. BP Batam akan terus memacu penyempurnaan infrastruktur dermaga, penambahan alat bongkar muat modern, hingga percepatan integrasi logistik digital,” kata Amsakar.

Menurutnya, penguatan infrastruktur dan integrasi sistem logistik menjadi fondasi untuk mendorong Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional terkemuka di jalur Selat Malaka. (DN)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • General Cargo Batam Tumbuh 11 Persen, Penerimaan Pelabuhan Tembus Rp365,56 Miliar

Terkini

Iklan