Viral di Medsos, Dugaan Begal di Sagulung Dibantah Polisi

terkini

Iklan

Viral di Medsos, Dugaan Begal di Sagulung Dibantah Polisi

Expossidiknews.com
21 Mei, 2026, 14.05 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-05-21T17:17:50Z
Potret Mako Polsek Sagulung. (Foto: Istimewa)

BATAM I ESNews - Polsek Sagulung memastikan informasi viral terkait dugaan aksi pembegalan di kawasan Simpang Tobing, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, tidak benar. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa yang terjadi merupakan kasus penganiayaan, bukan tindak pidana begal seperti yang ramai beredar di media sosial.

Klarifikasi dilakukan Unit Reskrim Polsek Sagulung pada Rabu (20/5/2026) setelah beredarnya informasi yang menimbulkan keresahan masyarakat.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan lapangan dan meminta keterangan korban guna memastikan fakta sebenarnya.

“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa informasi pembegalan tersebut tidak benar. Peristiwa yang sebenarnya adalah tindak penganiayaan yang terjadi di depan MTs Negeri 3, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung,” ujar Husnul Afkar, Kamis (21/5/2026).

Berdasarkan keterangan korban bernama Fahdil, insiden bermula pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB saat dirinya pulang usai mengantar teman di wilayah Kavling Sei Lekop.

Di tengah perjalanan, korban berpapasan dengan dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Revo warna hitam. Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga terjadi perkelahian.

Dalam insiden itu, salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan mengayunkannya ke arah kepala korban. Korban berusaha menangkis menggunakan tangan kanan hingga mengalami luka robek cukup serius dan harus menjalani perawatan medis dengan tujuh jahitan.

Usai kejadian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban sempat melakukan pengejaran, namun menghentikannya karena mengalami luka.

Polisi juga mengungkap bahwa korban telah memberikan klarifikasi melalui media sosial dan menegaskan informasi mengenai pembegalan tidak benar.

Saat ini, laporan polisi telah diterima dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sagulung untuk mengungkap identitas para pelaku yang masih dalam pencarian.

Husnul mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial serta tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyimpulkan suatu kejadian sebelum ada informasi resmi dari pihak kepolisian,” tegas Husnul. (WL)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Viral di Medsos, Dugaan Begal di Sagulung Dibantah Polisi

Terkini

Iklan