Penutup Drainase Terowongan Pelita Dicuri, Wakil Kepala BP Batam Tinjau Lokasi dan Minta Pelaku Ditindak Tegas

terkini

Iklan

Penutup Drainase Terowongan Pelita Dicuri, Wakil Kepala BP Batam Tinjau Lokasi dan Minta Pelaku Ditindak Tegas

Expossidiknews.com
13 Juni, 2026, 20.05 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-06-16T07:34:43Z
Penutup Drainase Terowongan Pelita Dicuri, Wakil Kepala BP Batam Tinjau Lokasi dan Minta Pelaku Ditindak Tegas. (Foto: Dok BP Batam)

BATAM I ESNews - Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita, Sabtu (13/6/2026) malam, menyusul aksi pencurian sejumlah penutup drainase yang baru dipasang di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh pelaku yang kerap dijuluki sebagai “rayap besi” itu terjadi sekitar pukul 05.02 WIB. Sejumlah komponen besi penutup drainase dilaporkan hilang, sementara beberapa bagian lainnya mengalami kerusakan.

Penutup drainase tersebut sebelumnya dipasang sebagai bagian dari penataan kawasan Terowongan Pelita guna meningkatkan estetika kota sekaligus memperkuat fungsi infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan.

Saat meninjau lokasi, Li Claudia Chandra menyayangkan terjadinya aksi vandalisme dan pencurian terhadap fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi pemerintah, tetapi juga berdampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Fasilitas ini dibangun untuk kepentingan bersama. Ketika dirusak atau dicuri, masyarakat yang paling dirugikan karena fungsi infrastruktur terganggu dan berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujar Li Claudia.

Ia menegaskan, BP Batam terus berupaya mempercepat pembangunan dan perbaikan sarana publik di berbagai wilayah Kota Batam. Namun, keberlangsungan manfaat pembangunan tersebut membutuhkan dukungan dan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah tersedia.

Li Claudia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindakan perusakan atau pencurian aset negara.

“Pengawasan dari masyarakat sangat penting. Dengan kepedulian bersama, tindakan pencurian fasilitas publik dapat dicegah sehingga tidak terus berulang,” katanya.

Saat ini, BP Batam telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku pencurian. Pihak berwenang memastikan langkah hukum akan ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku guna memberikan efek jera.

Li Claudia menegaskan bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga Batam. Menurutnya, keberadaan infrastruktur publik harus dijaga agar tetap berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Batam adalah milik bersama. Menjaga dan merawat fasilitas publik merupakan bentuk tanggung jawab kita demi keselamatan, kenyamanan, dan kemajuan kota,” tutupnya. (Rud)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penutup Drainase Terowongan Pelita Dicuri, Wakil Kepala BP Batam Tinjau Lokasi dan Minta Pelaku Ditindak Tegas

Terkini

Iklan