BP Batam Pulihkan Bekas Tambang Pasir Ilegal di KKOP Hang Nadim, Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas

terkini

Iklan

BP Batam Pulihkan Bekas Tambang Pasir Ilegal di KKOP Hang Nadim, Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas

Expossidiknews.com
11 Mei, 2026, 15.06 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-05-18T03:00:30Z
Anggota/Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. (Foto: Humas BP Batam)


BATAM I ESNews -
Hamparan lahan yang selama bertahun-tahun rusak akibat aktivitas tambang pasir ilegal di kawasan strategis Kota Batam kini perlahan mulai dipulihkan. Lubang-lubang besar yang menganga di wilayah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) sekitar Bandara Hang Nadim menjadi perhatian serius BP Batam, menyusul ancaman yang dinilai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Di kawasan yang seharusnya steril demi mendukung operasional penerbangan itu, jejak eksploitasi tambang ilegal meninggalkan persoalan besar. Bekas galian luas dengan kondisi memprihatinkan kini tengah ditutup secara bertahap oleh jajaran BP Batam.

Anggota/Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan bahwa pemulihan lingkungan di eks lahan tambang ilegal menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi kawasan sekaligus mengurangi risiko terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim.

“Proses penutupan bekas galian saat ini terus berlangsung. Hingga sekarang progresnya sudah mencapai sekitar 30 persen dan setelahnya akan dilakukan penghijauan,” ujar Ariastuty saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

BP Batam memperkirakan total area eks pertambangan yang perlu direhabilitasi mencapai 100 ribu meter persegi, dengan volume timbunan sekitar 347 ribu meter kubik. Proyek pemulihan ini diharapkan mampu mengembalikan kondisi lahan yang selama ini mengalami kerusakan akibat eksploitasi tak terkendali.

Bukan sekadar soal lingkungan, Ariastuty menegaskan bahwa kawasan KKOP memiliki fungsi vital bagi Batam. Kawasan ini menjadi penyangga utama keselamatan penerbangan yang mendukung mobilitas orang dan distribusi logistik dua sektor penting penggerak ekonomi daerah.

“Wilayah KKOP ini harus terus kita jaga bersama ke depannya. Tidak boleh ada aktivitas apa pun di sana. Bagi siapa saja yang dapat mengganggu operasi penerbangan, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai bentuk penguatan pengamanan, BP Batam juga menggandeng berbagai pihak lintas sektor melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan KKOP Bandara Hang Nadim. Pengawasan kawasan diperketat lewat patroli rutin tim terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, Ditpam BP Batam, hingga Satpol PP Kota Batam.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kawasan strategis penerbangan di Batam tak lagi boleh menjadi ruang eksploitasi ilegal. Di tengah upaya pemulihan yang berjalan, harapannya sederhana namun penting: lingkungan kembali hijau, keselamatan penerbangan tetap terjaga. (IL)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • BP Batam Pulihkan Bekas Tambang Pasir Ilegal di KKOP Hang Nadim, Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas

Terkini

Iklan