Warga Keluhkan Air Keruh di Tiban, BP Batam Sebut Dampak Pekerjaan Jaringan Pipa

terkini

Iklan

Warga Keluhkan Air Keruh di Tiban, BP Batam Sebut Dampak Pekerjaan Jaringan Pipa

Expossidiknews.com
03 Juni, 2026, 17.08 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-06-04T07:23:14Z
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. (Foto: Dok BP Batam)

BATAM I ESNews - Keluhan masyarakat terkait kondisi air bersih yang terlihat keruh dan bercampur endapan lumpur di sejumlah wilayah pelayanan kawasan Tiban mendapat tanggapan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Kondisi tersebut disebut sebagai dampak sementara pasca pengoperasian kembali jaringan distribusi air setelah pekerjaan interkoneksi pipa transmisi Ladi berkapasitas 50 liter per detik (lps).

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa munculnya air keruh terjadi akibat adanya endapan yang terbawa saat aliran kembali normal setelah pekerjaan teknis pada jaringan transmisi selesai dilaksanakan.

Untuk mempercepat pemulihan kualitas air, pengelola sistem penyediaan air minum bersama PT Air Batam Hilir (ABHi) akan melakukan flushing atau penggelontoran jaringan distribusi secara bertahap di wilayah-wilayah yang terdampak.

“Flushing dilakukan untuk membersihkan endapan yang berada di dalam pipa distribusi sehingga kualitas air dapat kembali normal dalam waktu lebih cepat,” kata Ariastuty Sirait, Rabu (3/6/2026).

Selain melakukan pembersihan jaringan, BP Batam juga mengimbau pelanggan yang terdampak agar melakukan pengurasan saluran air secara mandiri dengan membuka keran selama beberapa saat hingga aliran air kembali jernih sebelum digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ariastuty mengakui kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Karena itu, BP Batam menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dan meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pemulihan berlangsung.

Menurutnya, pekerjaan interkoneksi pipa tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem penyediaan air bersih guna memastikan layanan yang lebih baik bagi pelanggan di masa mendatang.

“Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem penyediaan air bersih. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi,” ujarnya.

BP Batam bersama ABHi juga telah menurunkan tim teknis ke lapangan untuk memantau kondisi jaringan distribusi dan memastikan proses normalisasi berjalan sesuai rencana.

Selain itu, BP Batam berjanji meningkatkan penyampaian informasi kepada pelanggan agar masyarakat dapat memahami proses pemulihan layanan dan tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

BP Batam berharap masyarakat dapat terus mendukung proses pemulihan yang sedang berlangsung. Pihaknya menegaskan komitmen untuk memaksimalkan suplai air bersih dan menjaga kualitas layanan bagi seluruh pelanggan di Kota Batam. (DN)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Warga Keluhkan Air Keruh di Tiban, BP Batam Sebut Dampak Pekerjaan Jaringan Pipa

Terkini

Iklan