Amsakar Besuk Bocah Korban Kekerasan Ibu Angkat: Kami Menjamin Pendidikannya Sampai Tuntas

terkini

Iklan

Amsakar Besuk Bocah Korban Kekerasan Ibu Angkat: Kami Menjamin Pendidikannya Sampai Tuntas

Expossidiknews.com
22 Juni, 2026, 16.27 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-06-22T09:27:19Z
Amsakar Besuk Bocah RAL ke RSUD Embung Fatimah, Senin (22/6/2026). RAL adalah Korban Kekerasan Ibu Angkat di Kota Batam. (Foto: Mc)

BATAM I ESNews - Langkah Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melambat sesaat ketika memasuki ruang perawatan anak di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Senin siang.

Di sudut ruangan, seorang bocah perempuan berusia sembilan tahun duduk di atas tempat tidur rumah sakit. Pita merah muda menghiasi rambutnya. Dari kejauhan, ia tampak seperti anak-anak pada umumnya. Namun ketika didekati, bekas luka di wajahnya berbicara lebih banyak daripada kata-kata
Bocah itu adalah RAL.

Ia berusaha tersenyum saat menyambut tamunya. Senyum kecil yang tampak malu-malu, tetapi tak mampu sepenuhnya menyembunyikan jejak penderitaan yang masih tertinggal di tubuhnya.

Amsakar menghampiri ranjang perawatan itu. Tangannya perlahan mengusap kepala RAL. Tidak banyak kata yang terucap. Namun suasana mendadak berubah hening.

Para tenaga kesehatan, keluarga korban, hingga pejabat yang ikut mendampingi hanya bisa menyaksikan momen tersebut dengan perasaan yang sulit diungkapkan.

Mata Amsakar tampak berkaca-kaca.

Di hadapannya bukan sekadar seorang pasien anak. Di hadapannya ada seorang bocah yang seharusnya tumbuh dengan kasih sayang, bermain dengan teman-temannya, dan menikmati masa kecil tanpa rasa takut.

“Kami sangat menyayangkan dan mengutuk keras perbuatan yang dilakukan terhadap anak ini. Tindakan tersebut sudah di luar batas kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun,” ujarnya pelan.

Di sela kunjungan itu, Amsakar menyerahkan bingkisan dan santunan kepada RAL. Namun yang lebih penting dari sekadar bantuan materi adalah pesan yang ingin ia sampaikan kepada bocah tersebut: bahwa ia tidak sendiri.

Pemerintah Kota Batam, kata Amsakar, akan memastikan masa depan RAL tetap terjaga.

“Pemko Batam memastikan masa depan anak ini tidak boleh terputus. Kami akan menjamin kelanjutan pendidikannya hingga tuntas sehingga ia tetap memiliki kesempatan meraih cita-citanya,” tegasnya.

Kalimat itu menjadi secercah harapan di tengah perjalanan panjang pemulihan yang masih harus dijalani RAL.

Usai meninggalkan ruang perawatan anak, langkah Amsakar berlanjut ke bangsal lain. Di sana, sejumlah korban kecelakaan rombongan jemaat HKBP Tembesi Indah yang mengalami musibah di kawasan Pantai Melur masih menjalani perawatan.

Satu per satu tempat tidur pasien disambanginya.

Ia menyapa para korban, menyalami keluarga yang setia mendampingi, mendengarkan cerita mereka, dan memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi masa penyembuhan.

Bagi sebagian orang, kunjungan itu mungkin hanya berlangsung beberapa menit. Namun bagi mereka yang sedang terbaring menahan sakit, kehadiran seseorang yang datang untuk mendengar dan memberi perhatian sering kali memiliki arti yang jauh lebih besar.

“Musibah memang tidak pernah kita ketahui kapan datangnya. Yang terpenting sekarang adalah tetap semangat menjalani proses penyembuhan, ikhlas menerima cobaan ini, dan percaya selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa,” kata Amsakar.

Hari itu, di lorong-lorong RSUD Embung Fatimah, tidak ada pidato panjang atau seremoni besar.

Yang ada hanyalah pertemuan sederhana antara seorang pemimpin dan warganya yang sedang terluka.

Di sebuah ruang perawatan anak, sentuhan lembut di kepala seorang bocah dan janji bahwa pendidikannya akan tetap berlanjut menjadi pengingat bahwa di balik luka yang membekas, selalu ada harapan yang berusaha dijaga.

Dan bagi RAL, harapan itu datang dalam bentuk sederhana: keyakinan bahwa masa depannya tidak akan ikut terluka bersama peristiwa yang menimpanya. (WL)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Amsakar Besuk Bocah Korban Kekerasan Ibu Angkat: Kami Menjamin Pendidikannya Sampai Tuntas

Terkini

Iklan