Petaka Akhir Pekan di Pantai Melur: Rem Blong Berujung Maut, Satu Penumpang Bus Wisata Tewas

terkini

Iklan

Petaka Akhir Pekan di Pantai Melur: Rem Blong Berujung Maut, Satu Penumpang Bus Wisata Tewas

Expossidiknews.com
20 Juni, 2026, 23.07 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-06-20T16:07:36Z
Kondisi Bus usai alami kecelakaan di kawasan Pantai Melur, Galang, Kota Batam, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Mk)

BATAM I ESNews - Niat hati menghabiskan liburan akhir pekan dengan bersukaria, puluhan wisatawan justru dihadapkan pada mimpi buruk. Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan Jemaat Gereja HKBP Tembesi Indah mengalami kecelakaan tragis hingga terguling di kawasan Pantai Melur, Kecamatan Galang, Kota Batam, pada Sabtu (20/6/2026) pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden nahas ini merenggut nyawa satu penumpang dan melukai puluhan lainnya.

Detik-Detik Menegangkan: Rem Blong dan Banting Setir

Berdasarkan kesaksian dari petugas penjaga kawasan Pantai Melur, petaka ini diduga kuat bermula dari malfungsi sistem pengereman (rem blong) saat bus hendak memasuki area wisata.

Dalam kondisi normal, bus seharusnya berbelok ke kanan menuju gerbang masuk. Namun, laju kendaraan yang tak terkendali membuatnya terus meluncur lurus. Dalam upaya terakhir menghindari tabrakan yang lebih parah, sang sopir terpaksa membanting setir secara ekstrem. Keputusan ini membuat keseimbangan bus hilang hingga akhirnya terguling dengan benturan yang sangat keras.

Satu Nyawa Melayang, Puluhan Dievakuasi

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengonfirmasi bahwa bus maut tersebut mengangkut muatan penuh, yakni sekitar 30 hingga 40 penumpang.

"Data terbaru menyebutkan satu orang meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit, bukan meninggal di tempat kejadian," ungkap Afiditya.

Selain korban jiwa, kepanikan pecah melihat banyaknya penumpang yang terluka akibat terjebak di dalam bus. Pihak kepolisian mencatat adanya korban luka serius; satu orang mengalami patah tulang kaki, sementara satu lainnya menderita patah tangan.

Sirine Ambulans Menggema di Batam

Proses evakuasi para korban berlangsung cepat dan dramatis. Koordinasi kilat antara Satlantas Polresta Barelang, Polsek Galang, dan tim medis membuat deretan ambulans dari berbagai penjuru Kota Batam langsung meluncur membelah jalanan menuju lokasi kejadian.

Guna mendapatkan penanganan medis secepat mungkin, para korban langsung dirujuk secara menyebar ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Embung Fatimah, RS Graha Hermine, RS Awal Bros dan RS Elisabeth Batam Center.

Sasis Patah Tanda Kerasnya Benturan

Dampak mengerikan dari kecelakaan ini sangat terlihat dari bangkai bus. Proses evakuasi kendaraan memakan waktu dan tenaga ekstra hingga harus mengerahkan mobil derek crane.

"Saat dievakuasi, terlihat jelas bagian karoseri maupun sasis kendaraan sudah patah. Kondisinya sangat memprihatinkan," jelas Afiditya, menggambarkan betapa parahnya kerusakan bus setelah terguling.

Kini, puing kendaraan tersebut telah diamankan, dan pihak kepolisian tengah memulai babak baru berupa investigasi mendalam. Satlantas Polresta Barelang berencana menggandeng saksi ahli dan instansi terkait guna membongkar kelayakan operasional kendaraan. Penyelidikan ini akan difokuskan untuk mengusut status uji berkala (KIR), kelengkapan administrasi, serta memastikan apa sebenarnya pemicu utama kegagalan pengereman yang berujung pada tragedi akhir pekan ini. (WL)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Petaka Akhir Pekan di Pantai Melur: Rem Blong Berujung Maut, Satu Penumpang Bus Wisata Tewas

Terkini

Iklan