Usai Wacana Motor Operasional MBG Viral di Medsos, Bos BGN Kini Akui Jumlahnya Capai 25 Ribu Unit

terkini

Iklan

Usai Wacana Motor Operasional MBG Viral di Medsos, Bos BGN Kini Akui Jumlahnya Capai 25 Ribu Unit

07 April, 2026, 20.01 WIB. Dibaca: kali Last Updated 2026-04-07T13:01:52Z

Menyoroti viralnya ribuan motor listrik hingga trail dengan berlogo BGN yang kini diklaim sebagai kendaraan operasional program makan bergizi gratis (MBG)


BATAM | ESNews - Sebagian publik di media sosial sedang hangat memperbincangkan ihwal ribuan sepeda motor yang diduga menjadi kendaraan operasional dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Selasa, 7 April 2026, terlihat ribuan motor trail hingga motor listrik yang terlihat masih terbungkus rapi dalam keadaan sudah diangkut oleh mobil besar.

"Belum jelas, sudah dispill," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.

Hal yang menyita perhatian publik, yakni motor tersebut juga ditempel logo Badan Gizi Nasional (BGN) sehingga memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Setelah viralnya video tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana angkat bicara di hadapan publik.

Dadan membenarkan, ribuan motor trail yang sempat beredar di media sosial adalah pengadaan yang telah dilakukan sejak tahun lalu.

Lantas, bagaimana penjelasan Bos BGN itu terkait adanya ribuan motor operasional untuk pelaksanaan program MBG di penjuru Tanah Air? Begini katanya.

Kendaraan Operasional Kepala SPPG

Dalam keterangannya, Dadan menjelaskan, pengadaan motor operasional MBG itu bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.

Hal tersebut juga ditujukan untuk mendukung operasional Program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan dalam keterangan resminya di Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

Belum Resmi Dibagikan

Meski rencana pembagian motor operasional MBG itu kini telah mencuat ke permukaan, Dadan memastikan motor tersebut hingga saat ini belum secara resmi didistribusikan kepada pihak terkait. 

Dadan menilai, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," jelasnya.

Bukan 70 Ribu, tapi 25 Ribu Unit

Lebih lanjut, Dadan menyebut proses realisasi pengadaan motor secara bertahap telah dimulai pada Desember 2025 lalu.

Di tengah ramainya isu tersebut, sebagian kalangan mempertanyakan ihwal jumlah unit sepeda motor dalam pengadaan BGN itu.

Terlebih, ada informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan yang mencapai 70.000 unit.

Perihal itu, Dadan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar," beber Dadan. 

"Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," tandasnya.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak BGN terkait pembagian motor operasional MBG tersebut.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Usai Wacana Motor Operasional MBG Viral di Medsos, Bos BGN Kini Akui Jumlahnya Capai 25 Ribu Unit

Terkini

Iklan